PRABU JAGAT

PRABU JAGAT, Inovasi Keamanan Berbasis Warga di Kelurahan Sumber Taman Kecamatan Wonoasih Probolinggo


Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, menghadirkan inovasi berbasis masyarakat bertajuk PRABU JAGAT (Patroli Ronda Bersatu Jaga Keamanan dan Ketertiban). Program ini menjadi terobosan dalam memperkuat sistem keamanan lingkungan melalui kolaborasi lintas elemen masyarakat di tingkat kelurahan.

Camat Wonoasih, Eko Candra Wirawan, menjelaskan bahwa inovasi PRABU JAGAT lahir dari kebutuhan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban secara partisipatif. “PRABU JAGAT bukan sekadar patroli ronda, tetapi sebuah gerakan bersama yang mengintegrasikan komunikasi aktif antara aparat dan masyarakat melalui forum bincang malam,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsep utama inovasi ini adalah sinergi tiga pilar, yakni Polisi RW (Bhabinkamtibmas), Ketua Rukun Warga (RW), dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Ketiganya berkolaborasi langsung dengan warga dalam kegiatan patroli malam sekaligus dialog terbuka untuk menyerap aspirasi dan mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.

Dalam implementasinya, PRABU JAGAT dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari perencanaan bersama warga, pelaksanaan patroli ronda, hingga forum bincang malam yang menjadi ruang diskusi santai namun produktif. Dari forum tersebut, berbagai permasalahan yang muncul di lingkungan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara cepat.

“Melalui pola ini, komunikasi menjadi lebih cair, masyarakat tidak segan menyampaikan persoalan, dan aparat bisa merespons lebih cepat. Ini yang menjadi kekuatan utama inovasi ini,” kata Eko.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa inovasi ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang partisipatif. Dengan pendekatan non-digital berbasis interaksi langsung, PRABU JAGAT dinilai efektif dalam membangun kepercayaan antara masyarakat dan pemerintah.

Sejak diterapkan di wilayah Kelurahan Sumber Taman, inovasi ini mulai menunjukkan dampak positif, di antaranya meningkatnya rasa aman warga, membaiknya komunikasi sosial, serta percepatan penanganan permasalahan lingkungan.

“Harapannya, PRABU JAGAT dapat menjadi model inovasi yang berkelanjutan dan bisa direplikasi di wilayah lain di Kota Probolinggo,” pungkasnya.

Dengan mengedepankan kolaborasi, keterbukaan, dan respons cepat, PRABU JAGAT menjadi contoh nyata bagaimana inovasi sederhana berbasis masyarakat mampu menjawab kebutuhan keamanan dan ketertiban secara efektif di tingkat lokal.




LINK TERKAIT